TUGAS MAKALAH SISTEM OPERASI
(INSTALASI MINT USB)

DI SUSUN OLEH :
1. Dewi Intan Pratiwi (2009-53-064)
2. Nur Aisah (2009-53-068)
3. Ria Cahyaningrum (2009-53-072)
4. Lutfia Maharani (2009-53-094)
5. Hemas Ayu (2009-53-097)
FAKULTAS TEKNIK
SISTEM INFORMASI
UNIVERSITAS MURIA KUDUS
KATA PENGANTAR
Segala puji syukur kami ucapkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat dan karunia-Nya kami dapat menyelesaikan penyusunan makalah Sistem Operasi yang berisi tentang Instalasi Mint USB. Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Sistem Operasi. Terima kasih juga kami ucapkan kepada Bapak Noor Wahyudi yang telah membimbing kami dalam penyusunan makalah ini , dan juga teman teman yang terlibat dalam pembuatan makalah ini.
Apabila terdapat kesalahan dalam penyusunan dan pembuatan makalah ini kami mohon maaf karena kesempurnaan hanyalah milik-Nya. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua.
BAB I
PENDAHULUAN
I.1 Linux Live USB Creator
LiLi USB Creator (Linux Live USB Creator) adalah software yang dapat digunakan untuk menginstal berbagai kompilasi Linux, versi dan distribusi ke USB Flash Drive . Hasilnya adalah bootable disk melalui flashdisk. Linux Live USB Creator mendukung berbagai distro linux. Selain membuat bootable USB linux, LiLi juga dapat membuat Linux langsung berjalan di windows tanpa harus booting.
Linux Live USB Creator mendukung berbagai distro Linux. Selain bisa membuat bootable USB Linux, dengan Lili ini, kita juga bisa membuat Linux langsung berjalan di windows tanpa harus booting. Dibanding UNetBootin, penggunaannya juga lebih mudah.

Dengan adanya fitur Persistence, setelah kita booting dan menjalankan linux, maka segala perubahan (setting) atau penambahan file bisa tersimpan di USB. Kita juga bisa menginstall software di linux dan software ini akan tersimpan meski kita restart komputer atau booting ulang.
Jika Persistence ini di isi 0 MB, maka perubahan setting atau data di linux (misalnya mengubah theme/tampilan, wallpaper dsb) akan hilang ketika kita menjalankan ulang Linux di USB. Dan sampai artikel ini ditulis, jika kita menjalankan Linux USB ini secara langsung dari windows ( dengan VirtualBox ), maka fitur Persistence belum bekerja. Di langkah ke 4 terdapat pilihan untuk membuat Linux bisa langsung dijalankan di windows tanpa harus booting. Tetapi jika ini dipilih, installasi akan memerlukan koneksi internet untuk download software tambahan, yaitu VirtualBox ( besarnya sekitar 68 MB). Dengan koneksi yang terbatas, tentu ini akan merepotkan, apalagi jika belum selesai tetapi proses pembuatan gagal di tengah jalan.
I.2 Linux MINT 11
I.2.I Pengertian Linux.
Linux atau GNU/Linux adalah sistem operasi bebas yang sangat populer. Linux merupakan asas kepada kombinasi program-server LAMP, kependekan dari Linux, Apache, MySQL, Perl/PHP,Python. LAMP telah mencapai kepopuleran yang luas di kalangan pembangun Web. Istilah Linux atau GNU/Linux (GNU) juga digunakan bagi merujuk kepada keseluruhan edaran Linux (Linux distribution), yang selalu disertakan program-program lain selain Sistem Pengoperasian. Contoh-contoh program adalah seperti Server Web, Bahasa Pengaturcaraan, Basis Data, Persekitaran Desktop (Desktop environment) (seperti GNOME dan KDE), dan suite kantor (office suite) seperti OpenOffice.org. Edaran-edaran Linux telah mengalami pertumbuhan yang pesat dari segi kepopuleran, sehingga lebih populer dari versi UNIX yang propritari (proprietary) dan mula menandingi dominasi Microsoft Windows dalam beberapa kasus.
I.2.2 Sejarah Linux.
Kernel Linux pada mulanya ditulis sebagai hobi oleh pelajar universitas Finland Linus Torvalds yang belajar di Universitas Helsinki , untuk membuat kernel Minix yang bebas dan dapat sunting. (Minix adalah projek pelajaran menyerupai UNIX direka untuk mudah dan bukannya untuk kegunaan perniagaan.) Versi 0.01 dikeluarkan ke Internet pada September 1991, Versi 0.02 pada 5 Oktober 1991.
Berikutnya, beribu-ribu penulis program sukarelawan seluruh dunia telah menyertai projek ini. Sejarah sistem pengoperasian berdasarkan Linux berkaitan arat dengan projek GNU, projek program bebas terkenal diketuai oleh Richard Stallman. Projek GNU bermula pada 1983 untuk membuat sistem pengoperasian seperti Unix lengkap — kompiler, utiliti aplikasi, utiliti pembangunan dan seterusnya — dikarang sepenuhnya dengan Program Bebas. Pada 1991, apabila versi pertama kerangka Linux ditulis, projek GNU project telah menghasilkan hampir kesemua komponen sistem ini — kecuali kernel. Torvalds dan pembangun kernel seperti Linux menyesuaikan kernel mereka supaya dapat berfungsi dengan komponen GNU, dan seterusnya mengeluarkan Sistem Pengoperasian yang cukup berfungsi. Oleh itu, Linux melengkapkan ruang terakhir dalam rancangan GNU.
Walaupun kernel Linux dilisensikan di bawah GNU General Public License, ia bukannya sebesar dari projek GNU. Tux, seekor Penguin, merupakan logo dan maskot bagi Linux. Linux adalah tandaniaga (SN: 1916230) yang dimiliki oleh Linus Torvalds. Linux terdaftar sebagai “Program sistem pengoperasian komputer bagi penggunaan komputer dan operasi”. Tandaniaga ini diletak setelah berlaku suatu kejadian di mana seorang pemalsu bernama William R Della Croce Jr mula menghantar surat kepada para pengedar Linux yang megklaim tandaniaga Linux adalah kepunyaannya serta meminta royalti sebanyak 10% dari mereka. Para pengedar Linux mulai mendorong agar tandaniaga yang asal diberi kepada Linus Torvalds. Perlisensian tandaniaga Linux sekarang dikendali oleh Linux Mark Institute.
I.2.3 Paket Klasifikasi dan Dukungan
Linux Mint membagi repositori perangkat lunak menjadi empat komponen untuk mencerminkan perbedaan di alam mereka dan asal mereka.
· Main
Komponen hanya mencakup perangkat lunak yang dikembangkan oleh Linux Mint.
· Upstream
Mencakup komponen perangkat lunak yang hadir di Ubuntu tapi ditambal atau dimodifikasi dengan Linux Mint. Akibatnya, sekarang perangkat lunak dalam komponen ini berperilaku berbeda dalam setiap distribusi. Contoh penting adalah Grub, Plymouth, Ubiquity, Xchat, USB Pencipta dan Yelp (sistem bantuan).
· Import
Mencakup komponen perangkat lunak yang tidak tersedia di Ubuntu atau yang tidak ada versi terbaru yang tersedia di Ubuntu. Contoh penting adalah Opera, Picasa, Skype, Songbird, 64-bit Adobe Flash plugin dan Frostwire.
· Romeo
Komponen yang tidak diaktifkan secara default. Hal ini digunakan oleh Linux Mint untuk menguji paket sebelum mereka termasuk dalam komponen lainnya. Dengan demikian itu mewakili cabang stabil dari Linux Mint.
Selain di atas, ada "backport" komponen dalam repositori Linux Mint. Komponen ini ada untuk port software yang lebih baru untuk rilis yang lebih tua tanpa mempengaruhi komponen lainnya. Hal ini tidak diaktifkan secara default.
I.2.4 Perangkat Lunak yang Dikembangkan Linux MINT
Linux Mint aktif mengembangkan perangkat lunak untuk sistem operasi. Sebagian besar pengembangan dilakukan di Python dan kode sumber tersedia di Github.
o Software Manager : file berisi paket untuk menginstal paket. Pada Linux Mint 6, alat ini telah dirubah, dan sekarang memungkinkan Anda melihat semua aplikasi pada offline Mint Software Portal, memberikan Anda memiliki koneksi Internet untuk men-download informasi yang pertama. Juga memungkinkan Anda untuk memasang program yang terdaftar langsung dari desktop, bukannya pergi ke situs. Pilihan untuk menggunakan program MintInstall lama tersedia, di mana Anda bisa pergi ke Repositori Ubuntu atau website Getdeb.net dari pencarian.
o Update Manager : Dirancang untuk mencegah pengguna berpengalaman dari menginstal pembaruan yang tidak perlu atau membutuhkan tingkat tertentu pengetahuan untuk mengkonfigurasi dengan benar. Ini memberikan update pengaman tingkat (dari 1 sampai 5), berdasarkan kestabilan dan perlunya pembaruan. Update dapat diatur untuk memberitahu pengguna (seperti yang normal), didaftarkan tetapi tidak memberitahukan, atau disembunyikan secara default. Selain termasuk update khusus untuk distribusi Linux Mint , tim pengembangan tes semua update paket-lebar.
o Main Menu (MintMenu): Sebuah menu lanjutan, menampilkan penyaringan, instalasi dan penghapusan perangkat lunak, sistem dan link tempat, favorit, manajemen sesi, item diedit, tempat kebiasaan dan banyak opsi konfigurasi.
o Backup Tool : Memungkinkan Anda melakukan backup dan mengembalikan file, pengaturan dan pilihan perangkat lunak Anda untuk dengan mudah upgrade ke rilis baru dengan melakukan instalasi segar.
o Upload Manager : Memungkinkan Anda untuk menentukan layanan upload FTP , SFTP dan SCP server. Layanan ini kemudian tersedia dalam baki sistem dan menyediakan zona di mana Anda dapat drag dan drop file bagi mereka untuk secara otomatis upload ke tujuan yang berhubungan.
o Domain Blocker : Sebuah domain dasar memblokir alat kontrol orangtua. Memungkinkan Anda secara manual menambahkan domain akan diblokir sistem lebar. Alat ini diperkenalkan dengan rilis Linux Mint 6.
o Desktop Setting : Sebuah alat konfigurasi desktop untuk konfigurasi mudah dari desktop Gnome.
o Welcome Screen : Menerapkan di Linux 7, Mint aplikasi yang dimulai pada login pertama dari setiap account baru. Ini menunjukkan jendela dialog menyambut pengguna untuk Linux Mint, dan menyediakan link ke website Linux Mint, buku petunjuk dan website komunitas.
BAB II
PEMBAHASAN
II.1 Membuat Bootable Disk dengan Live Linux Creator
Cara menggunakan Linux Live USB Creator adalah sebagai berikut :
1. Aktifkan Linux Live USB Creator terlebih dahulu.


2. Memilih USB Flashdisk yang akan diisi dengan Linux, minimal berkapasitas 4 Gb (lebih besar, lebih baik). Kemudian format Flashdisk dalam FAT atau FAT32.

3. Kemudian pilih distro Linux, bisa dari CD-ROM, file ISO yang sudah ada di harddisk. Karena disini kami menggunakan file ZIP, maka kami memilih ISO/IMG/ZIP.




4. Setelah selesai, kemudian mengatur “Presistence”.

Presistence merupakan pengaturan besarnya space USB yang akan digunakan untuk menyimpan data, konfigurasi yang kita ubah atau jika nanti ingin menginstal software tambahan di linux USB tersebut. Jika ini tidak diisi (0 MB), maka linux di USB masih bisa dijalankan, tetai perubahan data di linux tidak akan tersimpan dan tidak dapat menginstal software tambahan.
5. Selanjutnya memilih apakah file-file yang dibuat akan disembunyikan, USB di format ulang atau membuat versi portable di windows.

Ø Hidden created files on key: untuk menghidden (menyembunyikan) file-file yang dibuat.
Ø Format the key in FAT32 : memformat ulang USB flashdisk.
Ø Enable launching LinuxLive in windows : membuat versi portable di windows (perlu koneksi internet).
6. Setelah memilih, kemudian klik Create ( tanda petir bewarna orange).


7. Setelah mengklik tanda petir tersebut, maka akan tampil seperti di bawah ini.
8. Kemudian Klik OK.


9. Klik close dan Bootable Disk telah sudah jadi, dan siap untuk digunakan.
II.2 Instalasi Linux MINT USB 11
II.2 Instalasi Linux MINT USB 11
Setelah menjadi bootable disk, langha selanjutnya adalah melakukan booting dan mengkatifkan bootable disk. Untuk menjalankan windows dari flashdisk diperlukan pc atau lebih tepatnya motherboard yang sudah mendukung booting dengan usb flashdisk. Untuk Mobo keluaran terbaru rata-rata sudah memiliki fasilitas untuk boot dari usb sehingga memudahkan menjalankan dan menginstall bootable linux dari flashdisk tanpa perlu lagi cd dan drive optik. Karena ketika praktek, kami menggunakan computer model lama, kita harus masuk ke BIOS, dan mengatur Boot-nya.
Di bawah ini adalah langkah-langkahnya :
1. Tancapkan USB flashdisk yang sudah menjadi bootable disk.
2. Kemudian hidupkan computer, kemudian tekan “esc”(untuk computer lama) atau “delete”.


3. Setelah masuk ke BIOS, kemudian pilih “BOOT”.

4. Setelah masuk ke ”BOOT”, kemudian atur hardisk ke urutan paling atas. Dan kemudian atur Kingston data Traveler menjadi urutan yang pertama.

5. Setelah Flashdisk menjadi urutan pertama, maka tekan F10 untuk save and exit proses booting.

6. Tunggu sebentar, karena proses Booting akan berlanjut dan masuk dengan Linux MINT 11.


7. Kini komputer dapat menjalankan linux MINT 11 dari usb atau bisa juga untuk install windows dan linux flashdisk.


BAB III
PENUTUP
III.1 Kesimpulan
Linux merupakan asas kepada kombinasi program-server LAMP, kependekan dari Linux, Apache, MySQL, Perl/PHP,Python. LAMP telah mencapai kepopuleran yang luas di kalangan pembangun Web.
Instalasi Linux juga dapat menggunakan USB flashdisk, yaitu ketika booting. Sebelum melakukan booting, USB flashdisk di jadikan bootable disk dengan menggunakan Live Linux Creator.
Linux Live USB Creator mendukung berbagai distro Linux. Selain bisa membuat bootable USB Linux, dengan Lili ini, kita juga bisa membuat Linux langsung berjalan di windows tanpa harus booting.





0 komentar:
Posting Komentar